Sekelumit Tentangmu

pertama kali aku bertemu denganmu, aku tau kamu orang baik, jujur dan apa adanya,
kepribadianmu tercermin dalam tingkah laku dan keaktifanmu di dalam kelas,
takdir Allah yang menyatukan kita dalam satu kelas membuatku sedikit mengerti seperti apa kepribadianmu,
kebersamaan ini bukanlah suatau kebetulan, tidak ada yang namanya kebetulan dalam keyakinan orang beragama,
aku yakin Allah mempertmukan kita bukan sekedar kebetulan tetapi sudah menjadi ketetapan Allah kita bersekolah di UIN SUKA, di fakultas yang sama, jurusan yang sama, angkatan yang sama dan Dosen pembimbing yang sama.

engkau sosok yang tidak begitu menunjukkan kemampuan di dalam kelas, namun memberikan pemahaman yang baik saat diberikan kesempatan berbicara,
analisis mu dalam mengurai kisah, tutur bahasamu yang sopan dengan pembawaan gadis sumatera menjadikan ku ingin mengenalmu lebih dari yang lain,
ku buka akun medsosmu untuk memberikan ku informasi tentang dirimu,
dari usahaku mencari informasi tentang dirimu ternyata tidak sia-sia, ternyata engkau adalah penikmat syair-syair, sajak dan novel.
engkau amat gemar membaca, amat gemar menulis sajak-sajak yang menjelaskan arti kehidupan,

kekagumanmu dengan dunia sastra pun memberikan semangat jua untuk turut serta mempelajari sastra dan dunia kepenulisan,
aku mulai mengumpulkan dan membaca karya-karya penulis yang kau kagumi, karya azhar nurun ala, tere liye dll.

sejenak ku berfikir dikala ku tulis semua ini, hah, segini lebay kah diriku ini mengagumi mu, terlalu mendramatisir keadaan, terlalu di elu-elukan.
tapi begitulah adanya orang yang sedang mengagumi, dia tak perduli apa yang dikata orang, ia akan terus berjalan dan terus berjalan tak perduli apa kata orang.
pepatah bilang biarlah anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. sebait syair yang meneguhkan hatiku untuk tetap mengagumimu.

aku berharap engkau lah jodohku,  dan engkau tetap seperti apa yang ku kenal selama ini.
aku menatap jauh kehidupan kedepan bersamamu dengan impian yang dibuat-buat berdasar akal ku.
tapi semua ku serahkan kepada Allah SWT, cukup mengagumimu dari kejauhan dan berdoa.
semoga cintaku tak bertepuk sebelah tangan.

Komentar

Postingan Populer